Kolaborasi Lintas Benua: Pascasarjana Unismuh–AAMUSTED Angkat Inovasi Pembelajaran Berbasis Budaya dan STEAM
Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar bersama Akenten Appiah-Menka University of Skills Training and Entrepreneurial Development (AAMUSTED) Ghana menyelenggarakan International Guest Lecturebertema “Learning Innovation on Knowledge and Mathematics Education” pada Kamis, 17 April 2025.
Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah Indonesia dan Ghana. Acara ini dipandu oleh Dr. Irnawaty Idrus, dosen Unismuh Makassar.
Dalam sambutan pembukaan, Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd Rakhim Nanda, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kolaborasi akademik antarnegara ini. Ia menegaskan bahwa kerja sama internasional menjadi pilar penting dalam membangun inovasi pembelajaran, khususnya pada jenjang pascasarjana.
“Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata dari pertukaran pengetahuan yang tidak hanya memperkaya pendekatan pedagogis, tetapi juga memperluas wawasan keilmuan. Kami merasa terhormat dapat bermitra dengan AAMUSTED, salah satu universitas terkemuka di Afrika,” ujarnya.
Dr. Rakhim juga memperkenalkan Unismuh sebagai institusi yang terus mendorong pengembangan akademik dan penelitian, dengan peluang terbuka untuk kerja sama internasional, termasuk pada tingkat magister dan doktoral.
Kuliah umum sesi pertama menghadirkan Prof. Ebenezer Bonyah dari AAMUSTED Ghana yang membawakan materi berjudul “Ethnomathematics: Bridging Cultural Knowledge and Mathematics Education”. Dalam pemaparannya, Prof. Bonyah menjelaskan bagaimana etnomatematika menjadi jembatan antara kebudayaan lokal dan pendidikan matematika.
Ia mencontohkan bagaimana unsur-unsur arsitektur tradisional mencerminkan konsep-konsep matematika seperti ornamen geometris, struktur modular, hingga simbolisme angka, yang secara tidak langsung memperlihatkan pemahaman matematis masyarakat lokal.
“Etnomatematika adalah pendekatan yang tidak hanya memperkaya pendidikan matematika, tetapi juga melestarikan warisan budaya. Ini adalah bentuk pendidikan kontekstual yang humanistik,” ungkapnya.
Sesi selanjutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Agustan Syamsuddin, S.Pd., M.Pd., dari Pascasarjana Unismuh Makassar, yang mengangkat topik penerapan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dalam meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tinggi pada siswa. Ia menekankan pentingnya integrasi ilmu dan seni dalam pembelajaran abad ke-21.
Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam upaya internasionalisasi Pascasarjana Unismuh Makassar sekaligus memperkuat jejaring akademik global. Kolaborasi ini mendukung visi Unismuh menuju kampus yang unggul dalam riset dan bereputasi internasional, serta memperkuat kontribusinya dalam menciptakan pendidikan yang relevan secara global dan lokal.
Berita Terkait
Pascasarjana Unismuh Makassar Gelar Ramah Tamah dan Penghargaan Wisudawan Terbaik
07 Oct 2025
Penguatan Al-Islam Kemuhammadiyahan: Wisudawan Ke-86 Pascasarjana Unismuh Makassar Dibesarkan Semangat Dakwah dan Spiritual
07 Oct 2025
Gemilang di Puncak Akademik: Prof. Erwin Akib Dikukuhkan Sebagai Guru Besar Unismuh Makassar
06 Oct 2025